Cara Mengemudikan Mobil di Jalan Sempit

Menjadi hal yang sangat menyebalkan ketika kita harus menemukan jalanan yang sempit ketika sedang mengendarai mobil, terlebih apabila jalanan tersebut padat pejalan kaki atau kendaraan roda dua yang berlalu lalang yang menjadikan jalanan macet. Resiko yang mungkin saja terjadi ketika mengendarai di jalan yang sempit juga banyak sekali, seperti kecelakaan pada pejalan kaki yang terserempet, menabrak bangunan di sekitarnya, terperosok dan terjebak pada lubang got, dan lain sebagainya yang pada akhirnya merugikan diri kita sendiri.

Cara Mengemudikan Mobil di Jalan Sempit

Selain itu akan sangat disayangkan apabila mobil kita harus terkena lecet pada beberapa bagian yang menjadikannya terlihat tidak mulus lagi dan tentu saja membuat perasaan kita tidak puas, sedangkan dengan lecet yang tidak seberapa itu tidak sebanding dengan biaya asuransi mobil apabila kita ingin memperbahaui mobil kita tersebut. Kasus seperti ini sudah pasti menjadi hal yang membuat dilema bagi para pengguna mobil yang harus melewati jalanan yang sempit.

Ketika melewati jalanan sempit tersebut, kita seolah merasa terjebak di dalamnya, apabila terus maju kemungkinan akan mendapat resiko, namun untuk mundur juga tidak memungkinkan. Mengesalkan sekali bukan? Oleh karena itu, sepatutnya kita harus lihai dalam mengoperasikan atau mengendarai mobil dan menyesuaikan berbagai kemungkinan jalana yang dilalui seperti jalana sempit tersebut, karena jika kita sudah cukup lihai dalam mengendarainya artinya kita telah menemukan berbagai tips jitu untuk mengendarai mobil di berbagai situasi.

Berikut beberapa tips untuk mengendarai mobil di jalan yang sempit.

1. Mengetahui ukuran mobil dari letak pilar
Sudah pasti utamanya adalah kita harus mengetaui ukutan mobil yang kita kendarai, jangan sampa mobil kita tersangkut atau terjebak di jalanan sempit tersebut. Namun, jika kita tidak mengetahui berapa ukuran mobil yang kita kendarai secara terperinci atau kita belum pernah menghitungnya secara manual, maka kita dapat melakukannya dengan melihat letak pilar. Dimana terdapat tiga pilar pada mobil, yaitu pilar A, B, dan C. Pilar A terdapat pada letak kaca bagian depan, pilar B pada letak jok kursi belakang atau kursi penumpang, pilar C pada letak kaca bagian belakang. Dengan mengetahui letak pilar tersebut, maka akan mempermudahkan kita dalam memperkirakan ukuran pada mobil kita lalu disesuaikan pada jalanan yang kita lalui tersebut.

2. Membuat posisi duduk sempurna
Posisi duduk yang sempurna adalah yang bisa melihat kaca spion dengan fokus, sehingganya dapat membuat perkiraan-perkiraan atau pengukuran pada jalanan yang dilalui. Apabila posisi duduk kita tidak sempurna, seperti terlalu turun, miring, dan sebagainya, maka akan membuat cara pandang kita pada spion menjadi tidak fokus, hal itu akan mengakibatkan kita tidak mampu untuk membuat perkiraan-perkiraan jarak antara mobil kita dengan jalan.

3. Melakukan putaran pada setir secara bertahap
Jangan sampai kita ceroboh dalam mengoperasikan setir ketika mengendarai di jalanan yang sempit. Karena tentu saja hal itu akan berakibat resiko yang tidak kecil, seperti kemungkinan kita menabrak. Maka, penting sekali untuk kita melakukan putaran pada setir secara berkala atau bertahap menyesuaikan dengan poros jalanan yang ada. Selaras dengan itu juga, kendalikan rem secara pelan yang mana apabila rem terlalu kencang maka dapat berdampak bagi kendaraan yang ada di belakang.

Itulah, beberapa tips dalam mengendarai mobil di jalan yang sempit, yang dapat menjadi solusi bagi anda yang kerap dilema jika berjumpa pada jalanan yang sempit tersebut.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cara Mengemudikan Mobil di Jalan Sempit"

Post a Comment